RSS

TRANSAKSI AMAN DAN PROPORSIONAL

Untuk perdagangan real sering kita mengenal ada beberapa pengklasifikasian posisi pedagang berdasarkan cara berdagang dan kemampuan permodalan yang mendukung atau yang dimiliki. Bentuk perdagangan yang paling marak kita temui adalah pedagang ECERAN atau retail. Cara berdagang gaya seperti ini membutuhkan modal seperlunya saja dan cenderung mengutamakan Perputaran (liquiditas) dengan target untung yang konservatif. Sangat dipantangkan untuk menahan-nahan Harga atau barang karena harus mengejar perputaran. Demikian pula diperdagangan Berjangka ini, kalau modal yang kita putarkan adalah dibawah Rp 250 juta itu berarti kita masuk kategori ECERAN. Artinya cara bertransaksi yang dilakukan harus seperti pengecer, apabila dapat untung 10 – 20 % dari modal maka kita melepas/meliquidnya tidak menahan atau menunggu.

Bentuk klasifikasi lain adalah yang mempunyai modal lebih dari cukup bahkan punya dana cadangan dan kita kenal dengan istilah AGEN atau DISTRBUTOR. Cara berdagangnya sangat berlainan dengan eceran karena dia mempunyai power dana yang cukup, maka sangat wajar kalaupun dia memasang Target Untung yang spektakuler dengan melihat moment yang pasti. Saat menjelang demand tinggi dia berani menimbun stock dan pada saatnya nanti akan dilepas. Diperdagangan Berjangka gaya seperti ini bisa diterapkan bila modal kita diatas Rp 500 juta sehingga punya keleluasaan untuk menahan posisi dengan entry point pada timing yang tepat. Namun sekalipun modal besar tetapi kita tetap pada prinsip kehati-hatian dalam melihat moment yang menjanjikan.

Kehancuran kebanyakan broker dan pemodalnya di bisnis berjangka ini karena penerapan strategi dagang yang tidak tepat. Sebagai contoh banyak terjadi adalah transaksi dengan kategori modal kelas ECERAN tetapi menerapkan gaya bertransaksi kelas AGEN atau DISTRIBUTOR sehingga hasilnya banyak layu ditengah jalan tanpa bisa tertolong lagi karena modalnya hanya pas-pasan saja. Azas proporsionalitas harus tetap dikedepankan bila kita ingin meraih target dan sasaran.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.