Mau Berhasil ???
Analisa memegang peranan penting didalam memprediksi kecenderungan arah Harga naik atau turun. Selama seorang analis tidak dapat memprediksi arah harga atau mengambil kesimpulan dan kemudian dia tetap melakukan transaksi, maka tindakannya tersebut disebut GAMBLING. Oleh karena buat seorang Investor sangat sederhana sekali cara berpikir yang mereka gunakan dan itu memang benar. Karena dia hanya ingin tahu pergerakan harga yang ada saat ini apa mungkin kita menghasilkan uang/profit, tidak mau tahu Indikator apa yang digunakan dalam analisa.
Secara teknikal indikator yang sering digunakan adalah Charting dengan dikombinasikan Moving Average yang periodanya tergantung mau melihat arah jangka pendek atau jangka panjang. Namun perlu diingat bahwa arah harga mempunyai titik jenuh / over. Dalam keadaan jenuh inilah harga sering berbalik arah untuk sementara waktu, dan mendeteksi kejenuhan pasar biasanya digunakan indikator Stochstic Oscilator atau Relative Strength Indeks ( RSI ).
Banyak Trader sering menggunakan banyak sekali indikator yang dia sendiri tidak mengetahui indikator tersebut kapan dia akurat dan kapan banyak error. Karena banyaknya indikator dan indikator itu sendiri berbeda interpretasi tentang keadaan pasar, maka pada saat ditanyakan kesimpulan analisanya, jawabannya adalah “Saya juga lagi Bingung”.
STRATEGI TRADING
Karena ini adalah perdagangan maka harus jelas Target Minimal Profit dan Target Maksimal Loss dan benar-benar harus dilaksanakan. Kalau ini tidak ada ditentukan dari awal sebagai pegangan si Trader, artinya perdagangan ini tergantung mood, emosi dan tingkat keserakahan serta kekhawatiran. Kalau begini caranya pilihan yang akan didapatkan adalah sekali UNTUNG BESAR atau BANGKRUT / HABIS modal bahkan minus.
Strategi lain yang perlu diperhatikan adalah berapa besar modal yang diinvestasikan untuk mengetahui berapa kapasitas maksimal jumlah Lotnya. Banyak buku referensi menyarankan star awal tidak boleh lebih dari 30 % dari modal dengan ketentuan tetap patuh pada TARGET ( Profit/Loss ). Menahan atau melawan arah pasar dibutuhkan modal yang tidak sedikit, karena kita harus menghadapi kondisi yang paling terburuk.
TIMING ENTRY & EXIT
Ada beberapa Trader berani berspekulasi bukan cuma ditransaksi, tetapi di analisa juga sering. Biasanya indikator baru memberi sinyal belum ada konfirmasi tetapi si Trader justru menganggap itu adalah Timing untuk action ( sistim cegat ). Makanya didalam entry point ini sering terjadi kalau tidak terlalu CEPAT atau justru malahan lebih LAMBAT. Sinyal yang biasa kita ketahui adalah BREAK OUT, AFTER APPROACH dll.
Khusus untuk Exit point sering terjadi hal yang menggelikan. Bagaimana tidak karena posisi transaksi sering dalam posisi menguntungkan ( Profit ), tetapi kenapa pada saat diseatlle atau closing selalu RUGI ( Loss ). Ini dikarenakan adanya keserakahan alias maruk dan Target Profit tidak dilaksanakan. Dan pada saat harga berbalik selalu muncul pikiran “Siapa Tahu Balik Lagi”. Sebagai referensi anda bisa belajar analisa dari buku seperti TECHNICAL ANALISYS OF FUTURE MARKET karangan John Murphy atau lebih simpel lagi adalah THE NEW CONCEPT TRADING karangan Wilder. Khusus belajar Charting bisa anda lihat di JAPANESS CANDLE STICK.



